Rabu, 12 Juni 2013

Dahlan : Pilih Bupati Gembala Domba Bukan Gembala Kerbau


      Sidikalang-Dairi Pers :  Anggota DPRD Dairi Dahlan Sianturi yang sering terdengar lantang atas analisa dan kritik tajamnya ke pemerintah saat dipertanyakan apa harapannya terhadap Bupati Dairi mendatang menyebutkan sederhana “ Hendaknya bupati terpilih mendatang seorang gembala domba dan bukan gembala
kerbau”

      Diuraikan seorang gembala domba selalu berada dibelakang atau di depan dombanya memegang cemeti namun sangat jarang memukul dombanya. Anak domba yang lelah biasanya digendong dan dibawa hingga ke kandang. Hendaknya bupati mendatang bukan seorang gembala kerbau dimana gembala kerbau sambil mengiring kerbaunya berseruling duduk manis diatas kerbau.
      Dahlan ingin menyebutkan Bupati Dairi mendatang hendaknya pengayom bagi rakyatnya bukan memanfaatkan rakyatnya. Seekor   kerbau memang makan namun sang gembala dengan santai dan berdendang riang dengan seruling berada di punggung kerbau.  Demikian kiranya pemimpin ke depan tidak menjadikan rakyatnya seperti kerbau . Sedang bupatinya yang bermewah mewah , bersenang-senang dan menari atas penderitaan rakyatnya.
      Dikatakan cukup sudah penderitaan rakyat dan cukup sudah azas manfaat yang kerap terjadi ditengah masyarakat. Menjual  nama rakyat padahal rakyat dijadikan kerbau tunggangan.
      Dikatakan betapa pentingnya rakyat melihat moralitas seorang calon kepala daerah sebelum menjatuhkan pilihan. Melihat track recordnya serta menilai apakah pantas seorang bupati berlaku mewah, menunggangi  rakyatnya? Rakyat hanya dijadikan alasan sementara bupatinya memanfaatkan rakyat. Rakyat menjadi terbeban akibat ulah pemimpin yang buruk moral. (R.07)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar