Kamis, 22 Mei 2014

Pencurian Lembu Marak di Tigabaru



            Tigabaru-Dairi Pers : Aksi pencurian ternak rakyat lembu dan kerbau marak terjadi di desa bukit tinggi, Kec. Pegagan Hilir Dairi. Senin (12/5)  2 ekor lembu milik Pak Lamsion Girsang raib dari perladangannya . Bukan itu saja abang kandungnya
juga terkena musibah satu ekor kerbau miliknya dari dalam kandang dekat rumahnya juga raib diduga kuat di gondol  maling.
            Fenomena menarik justru warga yang kehilangan hewan ternaknya enggan melaporkan hal itu ke pihak berwajib. Pak Lamsion Girsang kepada Dsairi Pers menuturkan enggan melaporkan hal itu ke aparat karena sudah sering terjadi peristiwa serupa meski dilaporkan tetap hewan tersebut tidak berhasil ditemukan.
            Diuraikan peristiwa naas yang menimpa pagi  saat pergi ke perladangannya di juma lubang berjarak sekitar 1 km dasri kediamannya menemukan kalau  2 ekor lembu miliknya sudah tidak berada di tempat. Di daerah ini ternak lembu dan kerbau menjadi budaya ditempatkan di perladangan tanpa penjagaan.
            Meski telah melakukan pencarian dan menayakan infromasi ke berbagai pihak namun lembu milik tidak tahu rimbanya. Ternyata hari yang  sama abang kandung korban juga kehilangan satu ekor kerbau yang ditempatkan dalam kandang samping rumahnya.
            Diperkirakan aksi pencurian kerbau dan lembu di daerah ini berlangsung malam hari dan sudah berlansung hingga 3 tahun lebih Namun hingga kini sejumlah warga yang pernah kehilangan hewan ternak itu tidak pernah menemukan kembali ternak lembunya.
            Sementara itu beberapa hari setelahnya diperoleh infromasi  kalau salah satu lembu milik Pak Lamsion ditemukan bergabung dengan lembu yang lain di dusun lain. Diduga kuat 1 ekor lembu milik Pak Lamsion  lepas saat kawanan maling mengevakuasi lembu.
            Sementara itu Pak Wira Gultom warga desa Bukit tinggi juga melaporkan kalau satu ekor  kerbau miliknya raib juga diduga kuat  dicuri kawanan Maling . Hendaknya hal ini menjadi perhatian aparat hokum dalam rangkla memberikan kenyamanan bagi warga desa bukuit tinggi. Aksi pencurian ternak warga ini semakin marak dan hingga kini pelakunya belum tertangkap. (P. Silalahi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar